Tampilkan postingan dengan label ALGO2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALGO2. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2016

Materi 7 While, Do Ehile, For Dan Praktikum










KETERANGAN
Inisialisasi : pernyataan untuk menyatakan keadaan awal dari variable kontrol.
Kondisi : ekspresi relasi yang menyatakan kondisi untuk keluar dari perulangan.
Perubahan : pengatur perubahan nilai variabel kontrol.





WHILE

Pernyataan ini berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Selama ungkapan bernilai benar, pernyataan akan selalu dikerjakan.

ALUR WHILE

Keterangan :
  • Bagian pernyataan akan diekseskusi selama ungkapan dalam while bernilai benar.
  • Pengujian terhadap ungkapan pada while dilakukan sebelum bagian pernyataan.
  • Kemungkinan pernyataan pada while tidak dijalankan sama sekali, jika ketemu kondisi yang pertama kali bernilai salah.

CONTOH WHILE






DO WHILE

Perbedaannya antara while dan do-while adalah pada perintah while pengecekan dilakukan pada awal blok, sedangkan perintah do-while melakukan pengecekan pada akhir blok.


ALUR DO WHILE

Keterangan :

  • Bagian pernyataan1 hingga pernyataanN dijalankan secara berulang sampai ungkapan bernilai salah.
  • Pengujian ungkapan dilakukan setelah bagian pernyataan, maka pada pernyataan do ... while minimal akan dijalankan sekali, karena begitu masuk ke blok perulangan, tidak ada cek kondisi tetapi langsung mengerjakan pernyataan.




CONTOH DO WHILE




ALUR FOR

 
Keterangan :
  • ungkapan1 merupakan pernyataan inisialisasi
  • ungkapan2 sebagai kondisi yang menentukan pengulangan terhadap pernyataan atau tidak
  • ungkapan3 digunakan sebagai pengatur variabel yang digunakan didalam ungkapan1

CONTOH FOR









PRAKTIKUM FOR
HASIL












TUGAS



HASIL TUGAS




Materi 6 Switch Dan Praktikum





Pernyataan switch adalah pernyataan yang digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, berdasarkan nilai dari sebuah ungkapan dan nilai penyeleksi. Setiap ungkapan diungkapkan dengan sebuah nilai integral konstan, seperti sebuah nilai dengan tipe byte, short, int atau char.


BENTUK SWITCH














KETERANGAN

ungkapan1, ungkapan2 dan seterusnya dilakukan secara berurutan dimulai dari yang pertama, sekiranyanya cocok pernyataan yang mengikuti case dijalankan.

break ditemukan dari eksekusi pernyataan switch berakhir.

default hanya akan dijalankan jika ungkapan pada bagian case tidak ada yang cocok.




PRAKTIKUM SWITCH







 

 

 

 

 

 

 

HASIL PRAKTIKUM SWITCH


Kamis, 21 April 2016

Materi 5 Seleksi IF Dan Praktikum


TUJUAN

Mahasiswa dapat memahami pernyataan seleksi dalam java dengan menggunakan IF dan dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan seleksi IF baik dalam pemrograman maupun dalam algoritma


DEFINISI

Pengertian Struktur IF falam bahasa pemrograman adalah sebuah struktur logika untuk membuat percabangan alur program. Secara sederhana denganmenggunakan struktur IF kita dapat mengatur apakah sebuah perintah akan dijalankan atau tidak tergantung kepada kondisi.

ILUSTRASI

Adakalanya sebuah aksi dilakukan setelah kondisi tertentu terpenuhi. Misalnya, suatu keadaan pada penilaian. Jika nilai ujian kurang dari 60, maka keterangan nilai D. Keadaan ini dapat ditulis melalui pernyataan berikut :

Jika nilai ujian < 60 , maka “Keterangan = D”


STRUKTUR LOGIKA IF 

Struktur logika IF setidaknya membutuhkan 2 inputan, yaitu ekspresi logika (expression) dimana berisi kondisi yang harus terpenuuhi, dan perintah yang akan dijalankan (statement) jika kondisi logika tersebut terpenuhi.
 


EXPRESSION

Expression dalam hal ini adalah kondisi yang harus terpenuhi agar statement dapat dijalankan. Hasil dari expression harus bertipe boolean. Selama hasil expression bernilai TRUE, maka statement akan dijalankan, namun jika nilainnya FALSE, maka statement tidak akan dijalankan.


BENTUK IF

Pernyataan seleksi dengan IF akan mempunyai beberapa bentuk. Bentuk yang pertama adalah IF dengan satu pilihan. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut.




BENTUK IF

Bentuk yang pertama adalah IF dengan dua pilihan. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut.





PRAKTUKUM IF 1 




















HASIL PRAKTIKUM IF 1









PRAKTKUM IF 2




















HASIL PRAKTIKUM IF 2













TUGAS PRAKTIKUM IF


  • Buatlah program seleksi IF dengan hasil output sebagai berikut :
Masukkan Pilihan :

Jika pilihan :
1. Jurusan Ekonomi
2. Jurusan Hukum
3. Jurusan SIPIL
4. Jurusan TI
5. Jurusan FISIP
Jika pilihan salah :
Jurusan yang Anda Masukkan Salah!


- SELAMAT BELAJAR -

Materi 4 Sekuensi Dan Praktikum


TUJUAN


Mahasiswa memahami algoritma penyelesaian suatu masalah serta dapat mengimplementasikan algoritma ke dalam program  yang masih bersifat sekuensial.


SEKUENSI


Sekuensi adalah pemrograman sederhana yang hanya dapat memecahkan masalah-masalah yang sederhana.


FLOAT M, CM, INCI


Float yaitu  menampilkan variable m, cm, inci yang nilai telah di inputkan dan nantinya akan ada variable yang bernilai floating point.
Contoh untuk menampilkn data : m=masuk.nextFloat(); yaitu perintah untuk memasukan nilai m, dan kata nextFloat disitu karena kalimat sebelumnya menggunakan Float dan hasilnya akan ada floating point.


KOMPONEN MASUKKAN


  • Cm=m*100; yaitu menghasilkan variable m yang nilainya sudah dinputkan lalu di kalikan 100
  • Inci=m*100/2.54f; yaitu menghasilkan variable m yang nilainya sudah di inputkan  lalu di kali 100 kemudian di bagi 2.54
  • Km=m/100; yaitu menghasilkan variable m yang nilainya sudah dinputkan lalu di bagi 100
  • Dm=m/1000; yaitu menghasilkan variable m yang nilainya sudah dinputkan lalu di bagi 1000

KOMPONEN MASUKKAN


  • Fahreinhet =9f/5f*celcius +32f;  yaitu variabel  yang menghasilkan perhitungan yaitu 9 bagi 5 kali celcius kemudian ditambah 32. F  yang di masukan itu  yaitu untuk nilai floating point,karna 9 bagi lima pasti hasilnya floating point.
  • Reamur=4f/5f*celcius; yaitu variabel  yang menghasilkan perhitungan yaitu 4 bagi 5 kemudian kali celcius
  • Kelvin=celcius+273; yaitu variabel yang menghasilkan perhitungan yaitu celcius di tambah 273


PRAKTIKUM KOVERSI 1


Buatkan program untuk menghitung konversi dari meter ke centimeter dan inci seperti berikut ini :
1 meter = 100
1 inci = 2.54 cm




HASIL PRAKTIKUM KONVERSI 1




 

 

 

 

 PRAKTIKUM KONVERSI 2

Program untuk konnversi suhu dari Celcius ke Fahreinhet.
Rumus
Fahreinhet = 9/5 * celcius + 32
Reamur = 4/5 * celcius
Kelvin = celcius + 273





















- SELAMAT BELAJAR -

Rabu, 06 April 2016

Materi 3 Netbeans Dan Praktikum


Materi 3 Netbeans Dan Praktikum

PENDAHULUAN


NetBeans adalah merupakan IDE yang ditujukan untuk memudahkan pemrograman java. Dalam NetBeans , pemrograman dilakukan berbasis visual dan event driven. Persis seperti IDE lain, misalnya Borland Delphi dan Micrsoft Visual Studio.
Untuk membuat dialog atau user-interface, kita tidak perlu membuat teks program secara manual baris per baris,tetapi cukup klik pada component-pallete. Teks program akan dihasilkan secara otomatis. NetBeans mencakup compiler atau builder , dan debugger internal.  Hal ini sangat memudahkan proses paska perancangan program. Proses deployment dan atau tanpa tes dapat juga dilakukan dari dalam NetBeans.


LATIHAN 1















LATIHAN 2 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERNYATAAN MASUKAN DAN KELUARAN DALAM JAVA

Dalam bahasa pemrograman Java, kita akan menggunakan pernyataan masukan dan keluaran. Pernyataan masukan adalah pernyataan untuk mendapatkan masukan dari keyboard. Sedangkan pernyataan keluaran adalah pernyataan untuk menampilkan sesuatu nilai ke layar.


KOMPONEN KELUARAN 

Untuk menampilkan ke layar secara tekstual, java mempunyai fasilitas output, yaitu dengan perintah
- System.out.print( hal yang akan ditampilkan, bisa lebih dari satu);
untuk menampilkan ke layar dan setelah selesai tidak berpindah baris. Akibatnya perintah keluaran berikutnya akan ditampilkan pada baris yang sama. Dan perintah
- System.out.println(hal yang akan ditampilkan, bisa lebih dari satu);
untuk menampilkan ke layar dan setelah selesai berpindah baris. Akibatnya perintah keluaran setelah itu akan ditampilkan pada baris berikutnya.
- System.out.println(“Teks Keluaran”);


KOMPONEN MASUKKAN

A. Input data bertipe Integer
B. Input data bertipe String
C. Input tipe yang lain
     - nextBoolean    : input tipe boolean (true atau false saja)
     - nextShort    : input tipe short integer (32768-32767, 2bytes, 16 bits)
     - nextLong    : input tipe long integer (8 bytes, 64 bits)
     - nextFloat    : input tipe float (desimal, -3.4x108 s/d+3.4x108)
     - nextDouble    : input tipe double (desimal, -1.7x10308 s/d +1.7x10308)



OPERATOR

Operator adalah simbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada satu, dua, atau tiga operand dan kemudian mengembalikan hasilnya. Operator-operator tersebut digunakan untuk membentuk ekspresi. Sebuah konstanta atau entitas dengan sendirinya merupakan ekspresi, demikian juga kombinasi dari konstanta dan variabel dengan operator. Suatu ekspresi yang diikuti dengan sebuah titik koma adalah sebuah pernyataan.

SIFAT OPERATOR







OPERATOR ARITMATIKA














PRAKTEK OPERATOR 1/ LATIHAN 3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRAKTEK OPERATOR 2/ LATIHAN 4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRAKTEK OPERATOR 3 / LATIHAN 5 (TUGAS)

 

 

Download Materi

Jumat, 01 April 2016

Materi 2 Pengelompokan Bahasa Pemrograman Dan Penyajian Algorithma

Materi 2 Pengelompokan Bahasa Pemrograman Dan Penyajian Algorithma




PENYAJIAN ALGORITHMA

1. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu
    (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris)
2. Algoritma disajikan dengan gambar (Flowchart)





SIMBOL FLOWCHART

 

URUTAN DASAR PEMECAHAN MASALAH

Untuk pengolahan data dengan komputer, urutan dasar pemecahan suatu masalah:
START, berisi pernyataan untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan persoalan.
READ, berisi pernyataan kegiatan untuk membaca data dari suatu peralatan input.
PROSES, berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
WRITE, berisi pernyataan untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output.
END, mengakhiri kegiatan pengolahan.



STRUKTUR ALGORITHMA BERURUTAN (SEQUENCING)


  

  

 STRUKTUR PERCABANGAN (BRANCHING)




STRUKTUR PERULANGAN (LOOPING)

STRUKTUR DASAR ALGORITHMA

Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada tiga, yaitu:
- Struktur Runtunan
    Digunakan untuk program yang pernyataannya sequential atau urutan.
- Struktur Pemilihan
    Digunakan untuk program yang menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi.
- Struktur Perulangan
    Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang.


TAHAPAN DALAM PEMROGRAMAN

Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman dengan komputer adalah :
1. Definisikan Masalah
2. Buat Algoritma dan Struktur Cara Penyelesaian
3. Menulis Program
4. Mencari Kesalahan
5. Uji dan Verifikasi Program
6. Dokumentasi Program
7. Pemeliharaan Program


 Materi 2 Pengelompokan Bahasa Pemrograman Dan Penyajian Algorithma